Warung tempe penyet ibu.Kasminten
Kalau kamu sedang bermain di kota Surabaya, pasti kamu akan mengira kalau menu makanan di kota pahlawan ini hanya ada satu jenis makanan yaitu tempe penyet. Karena terlalu banyaknya penjaja makanan tempe penyet, sampai-sampai hampir di setiap jalan kamu melihat pedagang kaki lima bertuliskan “sedia tempe penyet”. Tapi meski sudah sangat menjamur, hal ini tetap tidak menggoyahkan niat ibu Kasminten beserta kelurganya untuk memulai bisnis dagang tempe penyet. Dengan bermodal lima juta rupiah, warung di jalan Kalasan ini sukses ia buka.
Warung sederhana yang buka mulai pukul 4 sore ini memiliki sambal favorit yang menjadi ciri khas di warungnya, “Asal jangan terlalu pedas mereka pasti suka, mbak” kata bu.Kasminten. Lauk yang disajikan pun beragam, ada ikan lele, ikan mujair, ikan asin, ayam, ati dan rempelo dan masih banyak lagi. Wanita paruh baya ini tidak hanya tahu benar selera lidah warga di kota metropolitan ini tapi ia juga mengetahui selera kantongnya, hal ini terbukti karena harga yang ditawarkan sangat bersahabat mulai dari Rp.500-Rp.2500. Misalnya, nasi dengan lauk tempe, ayam beserta lalapan lengkap, kamu cuma perlu mengeluarkan uang Rp.4500, hal inilah yang membuat warung ini semakin ramai dikunjungi pembeli.(mei)

